Ketika Menteri Curi Start Kampaye

Menjelang 2009, tokoh Parpol makin banyak yang curi-curi kampanye.

Minggu lalu, humas sebuah Departemen mengajak saya liputan ke kampung si Witty. Katanya, “Ikut pak menteri diskusi dengan warga Anu sambil bagi bantuan,” kata si Humas.

Saya pikir tak ada salahnya, toh saya baru saja diroling ke Departemen itu. “Nggak ada salahnya ikut walapun cuma bolak-bolak. Hitung-hitung menjalin hubungan baik dengan si humas,” pikir saya.

Sebelum berangkat, saya sempat riset berita terbaru tentang si Menteri. Ternyata, Panwaslu baru aja “ngamuk” sama pak meteri. Gara-gara, pas kunjungan ke daerah, pak menteri nyelipin kampanye untuk pasangan Cagub-Cawagub.

Waduh! Jangan-jangan dia kampanye lagi. Masa nulis berita dia kampanye sih?

Dan ketika pertama kali saya memasuki kampung si Witty, kecurigaan itu makin besar. Sepanjang jalan terpasang umbul-umbul calon Gubernur-Wakil Gubernur. Dan…seperti yang saya duga, Pak menteri memang kampanye.

Parahnya lagi, habis kampanye dia membagikan sumbangan atas nama DEPARTEMEN. ck..ck..ck..
Nulis apa ya? Masa sih dukungan itu saya tulis? Mau nanya soal kampanye rada nggak enak hati. Abisan dia yang ngajak sih.

Tapi, karena omongan pak menteri garing luar biasa. (Sumpah deh! Kirain omongan Mendiknas udah paling standar, ternyat ada yang lebih STD lagi)

Ah udahlah, tanya aja, daripada kagak ada berita.

“Pak, nggak takut dilaporin Panwaslu lagi?”

“Kalau memang saya dukung dia kenapa harus takut? Saya kenal dengan *****, sebagai negarawan saya tahu kapasitasnya. Apa salah kalau saya dukung dia?”

(Nggak sih pak. Tapi kan bapak ke sana pake uang Departemen. Bagi-bagi sumbangan juga kan pake uang Departemen? Trus kok tadi nggak nyinggung-nyinggung Departemen?)

Saya pun bikin dua tulisan. Omongan garing si pak menteri dan tentang pak menteri yang nggak takut ama Panwaslu. Coba tebak, turunnya berita yang mana? (hehehe….)

Sesampai di kantor, saya mengeluh ke teman saya yang dulunya nge-pos di departemen pak menteri.

“Boy, gue kena tipu humas Dep(*Sensor*) nih. Masa ke sana, malah ngomong partai sih!”

“Lha. Emang gitu kali. Bukan cuma dia aja. Banyak menteri yang kayak gitu. Namanya juga mau Pemilu,” kata teman saya.

Yah… itung-itung maen ke kampung Witty lah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: