Konflik PKB, KPU Mendua

KPU mendua mengenai konflik yang terjadi di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Lembaga ini mengizinkan kedua kubu PKB untuk mendaftarkan diri.

Lembaga ini terlihat menghindari konflik di PKB merembet ke tubuh lembaga itu. Soalnya, kalau KPU hanya memperbolehkan salah satu kubu mendaftar, bisa-bisa hancur kantornya diamuk sama massa PKB.

KPU juga ‘menghindar’ dalam penentuan kubu mana yang nanti bisa ikut dalam pemilu 2009, apakah kubu Muhaimin Iskndar atau kubu Gus Dur.

Lembaga ini hanya mengingatkan kedua kubu agar konflik internal PKB dapat selesai sebelum Agustus. Jika tidak selesai juga maka PKB terancam tidak memiliki calon legislatif dan lambang partai itu tidak akan masuk dalam kertas suara.

“Jika hingga Agustus sengketanya belum selesai juga, PKB terancam tidak mempunyai calon legislatif,” kata anggota KPU I Gusti Putu Arta, seperti dikutip detikcom, Minggu (11/5/2008).

Arta, seperti dikutuip di kompas.com, menjelaskan PKB bisa-bisa tidak ikut pemilu kalau konflik internal di partai tersebut tidak kelar pada minggu ke empat bulan Juli.

Keuntungan parpol lain

Konflik yang berlanjutan di tubuh PKB merupakan keuntungan bagi partai politik lain. Kalau konflik ini tidak selesai juga, maka parta-partai lain dapat mendulang suara dari kubu Nahdliyin (sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama – NU).

Suara warga NU yang jumlahnya jutaan bisa digunakan untuk mendongkrak perolehan suara partai lain. Apalagi banyak partai yang mirip-mirip PKB, yang mengandalkan basis suaranya dari warga NU.

Misalnya saja Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) . Partai yang digawangi Choirul Anam ini memang mirip dengan PKB. Mereka juga sama-sama akan mengandalkan basis massa dari warga NU.

6 responses

  1. gus dur masu jadi presiden??????????????
    mau di ketawai katak apa?
    mimpin PKB aja gak becus koq mau mimpin rakyat
    emang negara mau di bikin kacau seperti PKB
    partai apaan
    partai koq konflik terus
    kapan man urus rakyat gus
    katanya gus dur manusia setengah wali lkah yang setengah apa (Iblis?)

  2. Halo wawan… semoga Allah memberimu hidayah sehingga tidak terlalu subyektif, penuh emosional dan prejudice alias berprasangka buruk. Yakinlah bahwa menjelekkan orang, terlebih terhadap figur gus dur yang fenomenal dan dikenal sebagai tokoh lintas di berbagai belahan manca negara adalah bila benar tidak ada manfaatnya, bila salah nyata benar
    dosa besarnya.

  3. Saya pribadi senang membaca artikel opini Gus Dur di media massa, terlihat betul kalau dia intelek.

    Tapi, kalau di konflik PKB, menurut saya Gus Dur banyakan pakai hati daripada pakai otak. Yenny sendiri pernah bilang, “Kalau Gus Dur ya PKB, PKB ya Gus Dur.” Masa sih? Apa jadinya PKB kalau ditinggalkan sama kader-kadernya?
    Memang kharisma dia adalah salah satu daya tarik PKB, tapi kalau mesin partai lumpuh, gmn?

    salam,
    ika.

  4. mas fathurrahman bukan maksud kami menjelekkan gus dur.
    tapi anda kan tidak pernah dekat dengan gus dur, tapi saya orang yang pernah sangat dekat dengan gus dur
    soal konflik anda lihat jamannya matori konfilk dengan siapa?
    jaman alwi sihab konflik dengan siapa?
    jaman muhaimin konflik dengan siapa?
    gus dur kan
    secara otakl waras yang jadi sumber konflik siapa?
    hayooooooo
    saya tidak benci pada pemeras siapapun orangnya.
    saya tidak benci pada pribadfinya tapi saya tidak suka maling berteriak maling
    kalau mau korupsi jangan sok suci.
    liat aja masak kantor PBNU yang milik pengurus NU aja di kuasai /
    emang NU milik dia apa?
    masak gak tau seorang gus dur memanfaatkan kantor umum untuk kepentingan pribadi itu haram hukumnya sama aja dengan korupsi
    la kalau saya omong itu kan amar makruf nahi mungklar supaya tulisan ini di baca oleh para anteknya gus dur yang selalu menyembah nyembah ghus dur seperti dewa alias tidak pernah salah.
    gitu aja koq repot
    saya suka dengan pemikiran gusdur tapi terenyata orang pintar itu belum tentu kepribadiannya juga pintar kan?
    ok mudfah mudahan allah merahmati saya atas amar makruf nahi munkar yang telah saya lakukan melalui komentar ini.
    anda juga penyembah gus dur juga?
    lihat bagaimana orang yang mengaku demokrat ini, ketika kyai kyai sowan ke beliau. kyai kyai itu di usir dan diteriaki pembual, pembohong, ahhh sosoki seperti apa sih beliau itu?
    padahal maksudnya kyai kyai itu baik, islah.
    tapi karnah gak mau nurut sama gus dur mereka di gitukan
    orang seperti apa dia.
    dulu hebAT sebeloum kena stroke tapi sekarang bukan gus dur yang dulu. anda tidak tahu itu kalau semua orang diam atas apa yang dilakukan GD. perintah allah kan kita harus amar makruf ya kan?

  5. coba deh baca tulisan gosippemilu yg judulnya ‘Kisah Cinta di Balik Konflik PKB’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: