Omongan JK yang Selalu Nge-Lead

Kata Nala, apapun yang diucapkan JK selalu layak kutip. Kata salah satu redpel saya, omongan JK selalu bisa dijadikan tulisan HL (headline).

Kok bisa gitu ya?
Saya ingat pernah membaca artikel di Kompas tentang perbedaan SBY dan JK dalam memanfaatkan media massa. Di tulisan itu, Kompas bilang kalau latar belakang pekerjaan mereka (tentara dan pedagang) jadi penentu perbedaan itu. SBY lebih suka bicara dengan teks dan membuat beberapa media massa untuk menyuarakan kegiatannya. Sedang JK lebih senang bicara blak-blakan, tanpa teks, dan memanfaatkan media yang sudah ada. Caranya? Setiap abis sholat Jumat dia nyediain waktu buat “ngobrol” ama wartawan. Dan disanalah JK seringkali cuap-cuap.

Selain itu, menurut saya bisa dilihat dari stereotipe suku mereka. SBY yang orang Jawa biasanya ngomong halus, muter-muter, dan selaw.. (lambret bow). JK yang orang bugis biasanya ngomong lugas dengan nada suara tinggi seperi orang marah.

Terlepas dari itu semua. Menurut saya omongan JK bisa jadi lead karena dia lebih berani bersikap. Kalaupun marah, memang pada tempatnya. Bukan marahin orang yang sedang tidur.

“Kalau mau tidur di luar saja.Bagaimana mau jadi pemimpin kalau di sini saja tidur. Kalian kan dipilih langsung oleh rakyat. Harusnya malu”, kata SBY suatu ketika di Lemhannas. Besoknya sebagian besar media massa bilang kalau amarah SBY berlebihan.

“Kalau ada yang demo menolak kenaikan harga BBM, berarti dia sudah membela orang kaya. Karena subsidi BBM hanya untuk mensubsidi orang-orang kaya,” kata JK baru-baru ini. Bagaimana media massa menyikapinya? Macam-macam. Yang jelas, beritanya berkali-kali diputar di TV.

Kata teman saya, si redaktur halaman satu, SBY tuh mau nyenengin semua orang dan takut kehilangan popularitas. Makanya dia nggak berani bersikap.

Kalau nggak berani, ya nggak bs jd HL dong! (hihihi.. Curcol nih ye..)

ps: foto diambil dari indonesianmusic.net

5 responses

  1. href=”http://www.transmorfosis.blogspot.com/”>wach bener tuch. JK tuh blak-blakan tapi nyakitin orang, gak perasaan bener sich. masak mahasiswa malang dibilang bodoh. mang dia tuch lebih pinter gitu?/a>

  2. Jadi yang pantas jadi presiden mendatang kira2 siapa neh?😆

  3. walopun marah, paling nggak dia tegas. berani bersikap meski abis itu dibenci orang. daripada ragu2 tp bikin bingung. hehehe..

    ibarat kata, kl nembak cew, mending dijawab aja, waloun ditolak. drpd nggak dijawab trus ngegantungin doang. hihihi.. capek deh..

    presiden yg pantas? kami sendiri bingung. habisan semuanya mengecewakan. masih mikir2 siapa setan yg paling bersih. wakakak. (setan kok bersih.. )

    salam,
    *I

  4. deuh…yang orang Makassar…ngebela sesama Makassar euy hihihihi

  5. idih… gue juga nggak ngebela dia. ini kan cuma ngebandingin JK am SBY. eh, katanya miss ntus punya gosip bagus? bagi dong… hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: