Nenek Saya dan PPP

Dulu, dulu sekali, waktu masih jaman orde baru, saya pernah bertanya tentang parpol pilihan nenek saya. Ternyata nenek saya PPP sejati.

Saya sempat bingung, kok mau-maunya si nenek milih PPP. Maklum deh, karena itu orba, semua orang kayaknya pada milih Golkar. Jadi saya yang masih kanak-kana itu pikir kalau Golkar partai paling keren. (Abisan presiden ama menterinya Golkar semua bow, stasiun TV-nya aja cuma TVRI yang nyiarin acara golkar2 juga).

Nenek saya pilih PPP karena itu partai islam. Dan nenek saya islamnya kuat banget. Dalam artian taat menjalankan perintah agama. Jadi, apapun yang ada hubungannya ama islam pasti dia pilih.

Sejak sakit, nenek saya sudah melewatkan beberapa pemilu. Hari-harinya dihabiskan hanya untuk beribadah, makan, tidur, dan nonton infotainment atau berita. Tadi siang, dia tiba-tiba heboh karena lihat berita Saipul Jamil ditanyain persiapan jadi kepala daerah di Serang.

“Alla.. Magi engka padandu mancaji walikota,” kata nenek saya. (Astaga! Kenapa ada penyanyi dangdut jadi walikota)

Tadinya saya mau isengin, ngeledek PPP, yang jadi pilihan si nenek tiap Pemilu. Tapi saya nggak tega, kemarin dokter bilang kalau ginjal nenek bocor dan hanya boleh minum empat gelas air sehari.

Cukup infotainment saja yang membawa kabar buruk itu padanya.

salam,
*I

3 responses

  1. Salam buat nenek Anda. Dia orang yang melawan arus

  2. oke.. makasih mas..

  3. heheh sama.. nenek gw jg pendukung Ptiga, waktu masih orba. alasannya sama jg kayak nenek lo. kalo kakek gw dukung Megawati, krn semangat “seangkatan” ma Bung Karno

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: