Jelang Pemilu 2009: Mendbudpar Ajak Kembangkan Wisata Politik

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengajak berbagai pihak untuk menjadikan Pemilu 2009 sebagai peluang mengembangkan kepariwisataan.

“Menyongsong pemilu mendatang mari kita kembangkan `wisata poltik`. Menjaring tamu kalangan parpol yang keliling ke daerah-daerah,” katanya di Pura Meduwe Karang, Buleleng, Bali.

Disebutkan bahwa menyongsong Pemilu 2009, akan banyak pimpinan dan pengurus parpol maupun para pendukungnya yang melakukan penggalangan massa maupun pembinaan kader ke daerah-daerah.

“Banyak sekali orang parpol yang akan keliling ke berbagi daerah. Ini bisa menambah tamu hotel, restoran dan juga bisa ditarik meramaikan obyek wisata,” katanya.

Untuk bisa memanfaatkan peluang tersebut, perlu digalakkan sadar wisata dari sekarang, sekaligus menunjang program tahun kunjungan (VIY) 2008.

Dengan sadar wisata, diharapkan tidak ada lagi permusuhan politik di masyarakat, karena rakyat bebas menentukan pilihannya sambil terus mengembagkan dan memanfaatkan peluang kepariwisataan yang ada.

Menbudpar berharap sejak kini hingga usai Pemilu 2009 tidak sampai terjadi konflik politik di masyarakat, tetapi yang terjadi justru keuntungan memanfaatkan peluang dari sisi pariwisata dan ekonomi.

“Biarkan masyarakat menentukan pilihan potiliknya, kalau sampai ada masalah politik, selesaikan saja di tingkat pengurus yang kompeten. Rugi kalau rakyat mau dilibatkan dalam konflik politik,” tambah Jero Wacik.

Ps: berita diambil dr Antara, 15 Juni 2008

2 responses

  1. Semoga pengembangan kepariwisataan, tidak hanya pada PEMILU saja. Semoga serba terus.

  2. Saya pikir bukan keuntungan yang di dapat.
    Soalnya orang pusat yang datang ke daerah selalu bikin macet jalan raya. Dengan bantuan aparat kepolisian, mereka bisa duduk ongkang-ongkang dalam mobil sedan yang berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Sementara penduduk lokal terpaksa harus rela bermacet ria. Hotel atau losmen? Tak ditengok mereka. Karena umumnya mereka datang dan pergi dalam hitungan jam. Tak ada waktu untuk menginap.
    Lalu mana keuntungan yang di dapat dari sisi pariwisata?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: