Kasus Cerai Akibat Beda Partai Meningkat

Cerai karena selingkuh atau masalah ekonomi? Ah, itu mah biasa..

Tau nggak? Sejak ada Pilkada (2005) ternyata ada lho rumah tangga yang cerai karena beda pandangan politik. Ya beda partai, beda pilihan, beda idealisme.. Ya ampun bow… Segitunya amat yak…

Kata Dirjen Bimas Islam, Departemen Agama, Prof Nasarudin Umar, tahun 2005 jumlahnya mencapai 157 kasus dan 2006-2007 lebih banyak lagi. Doi nggak gitu hapal angkanya karena pas ditelpon ternyata baru banget kelar sholat maghrib. (Maap ya pak jadi mengganggu waktu sholatnya…)

Emang sih, kalau dibandingin angka perceraian tiap tahun, yakni 200 ribu kasus, angka 157 nggak ada apa-apanya. Tapi perlu diwaspadai juga kalee.. Gosippemilu sih nggak ngebayangin gimana sidangnya tuh pasangan yang cerai karena beda pilihan politik.

Istri: Pak hakim, pokoknya saya mau cerai karena suami saya milih partai Sapi.

Suami: Lho? Sapi kan bagus, bisa dipotong dagingnya dan diambil susunya.

Istri: Nah, justru itu, kamu kan nggak ngerasain gimana kasihannya si Sapi.

Suami: Lho? Tapi kan aku nggak kayak kamu yang milih partai Singa. Wong Singa itu suka menyerang semua orang. Maunya jadi raja padahal nggak bermanfaat buat kita..

Hakim: Sudah-sudah… Apakah kalian yakin mau bercerai? Kan ini cuma parpol, memangnya berpengaruh sama rumah tangga kalian?

Istri: Lho? Pak hakim gimana toh? Ya kalau calon dari partai Sapi yang kepilih, bisa-bisa BBM naik, harga susu naik karena Sapi yang nguasain susu. Apalagi harga daging…

Wasweswos…

Kata Prof Nasaruddin, “Gejala ini harus diwaspadai, karena dapat mengganggu keutuhan dan kelanjutan masa depan bangsa.”

Ia mengatakan, yang terbaik adalah mengamankan jaring-jaring keluarga. Perceraian akibat pemilu, karena berlatarbelakang pandangan, harus dihindari. Karena itu ia mengimbau kepada umat Muslim agar menghindari adanya perbedaan yang dapat menjurus kepada perceraian.

“Urusan politik adalah urusan sesaat, sementara urusan keluarga adalah urusan seumur hidup. Bahkan sampai akhirat,” katanya.

Ps: Tulisan yang lebih lengkap, akurat, dan bermanfaat bisa Anda lihat di website Depag. Gambar dari http://bradley.chattablogs.com/divorce1.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: