Caleg Artis= Caleg Akting

 

Katanya, dunia ini panggung sandiwara. Dalam penyebutan dunia politik, seringkali digunakan kata ‘panggung politik’.

Bagaimana kalau pangungg sandiwara itu diisi oleh orang-orang yang memang jago bersandiwara. inilah hasilnya:

Rachel Maryam (Gerindra):

“Sebenarnya dunia politik dan seni peran itu tidak terlalu jauh berbeda. Kalau seni peran itu berdasarkan naskah cerita, kalau politik itu kan berdasarkan aturan perundang-undangan,” kata ibu satu anak itu (dikutip dari inilah.com).

Jadi, maksud dia, di seni peran dia berakting, di politik pun dia berakting.

 

Teuku Firmasyah (PKB):

“Dari awal saya sudah memutuskan tidak akan mencari uang di sini. Ini hanya untuk menyumbangkan ide,” ujarnya pada Kompas entertainment dalam acara penandatanganan Pakta Itegritas Caleg PKB, Minggu (7/9).

 

Meski demikian, ia janji akan total dalam menjalani profesi barunya itu. Kalau kepilih, dia tak akan menerima order untuk bermain sinteron yang lokasi syutingnya berada di luar Jakarta.

 

“Untungnya syuting bisa diatur waktunya. Sekarang saya sedang melakoni dua sinetron dan itu kejar tayang. Tapi bisa diaturlah. Makanya peluang untuk menjadi caleg ini berani saya ambil, karena jadwa di entertainment bisa diatur,” katanya.

 

Jadi. maksud dia, bakalan kerja gratis di DPR sambil nyari duit dari sinteron yang hanya diproduksi di Jakarta. Ya ampun teuku… Kalau mau kerja gratisan dan berarti buat rakyat, kenapa nggak buat sekolah gratis aja?

 

Wulan Guritno (PAN):

 

Saat mengunjungi Kampung Pangarengan di bilangan Cempaka Putih Sabtu (16/8), yang  terancam kena gusur:

 “Saya senang bisa hadir bersama mereka yang diliputi kecemasan akan hidup dan terancam gusur setiap saat ketika bangsa ini merayakan HUT RI,” ucap Wulan Guritno (dikutip dari inilah.com).

 

Kalau tidak ikut SB dan PAN, saya belum tentu dapat pengalaman hidup seperti ini,” ucap Wulan.

 

Wulan mengaku tidak kapok ke kampung kumuh. Meski banyak nyamuk dan bau tak sedap dari comberan, dia mengaku tidak terganggu karena bisa merasakan yang dialami warga masyarakat terbawah.

 

“Mereka tak tahu arti kemerdekaan. Bagi mereka, merdeka adalah ketegaran menghadapi kesulitan hidup sehari-hari,” tandas Wulan.

 

bla..bla..bla..bla…

 

Ikang Fauzi (PAN):

 

“Saya tidak akan masuk dalam komisi yang lain karena pasti ada yang lebih berkompeten. Infrastruktur itu penting buat bangsa ini infrastruktur harus dimajukan juga,” tandasnya.

 

Yakin nih mas Ikang?

One response

  1. Kami pinboo, khusus membuat pin yang harga murah untuk pin caleg. Kami dapat mengerjakan 2 jt pcs/ bulan. Mudah2an informasi ini bermanfaat buat caleg utk pemenangan kursi di DPR dan DPRD. Kami ada di bandung 022 91147817, kalau mau jelasnya, klik aja http://www.pinboo.org

    thx
    Daniel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: