Monthly Archives: Oktober, 2008

Demokrasi Parlementer Telah Gagal

Kamis kemarin, saya sempat mendengarkan orasi ilmiah wartawan senior Goenawan Muhammad di acara Memoriam Lecture Nurcholis Madjid. Meski awalnya males banget liputan acara itu, secara hujan dan malam, tapi ternyat mencerahkan juga.

Goenawan membuka orasinya dengan mengatakan bahwa demokrasi, utamanya demokrasi parlementer, telah mengecewakan banyak orang.

“Bahkan demokrasi yang ditemukan pada tahun 1999 ternyata juga mengecewakan,” tegasnya.

Rupanya, kebimbangan dan kekecewaan pada demokrasi parlmenter punya sejarah yang panjang. “Sekarang, lihat anggota DPR terima suap, legislasi dijalankan tidak penuh karena ada permainan politik yang mengabaikan keadilan,” ucapnya. Continue reading →

Krisdayanti Masuk Bursa Cawabup

Semakin menjadi tren saja selebriti masuk dunia politik. Beberapa nama aktor ikut berlaga dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) atau sebagai calon anggota legislatif (caleg).

Bahkan, di antara mereka telah berhasil memenangi pemilihan, misalnya Dede Yusuf menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat, Rano Karno menjadi Wakil Bupati Tangerang, atau Adjie Massaid sebagai anggota DPR.

Itu pula yang tampaknya akan dilakukan DPD II Partai Golkar Kabupaten Malang untuk memenangi pemilihan bupati/wakil bupati (pilbup) mendatang. Continue reading →

Eko Patrio Lebih Populer dari Tifatul Sembiring

Sungguh mengejutkan hasil jajak pendapat yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru-baru ini. Ternyata, orang-orang lebih milih Eko Patrio daripada Presiden PKS Tifatul Sembiring!

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan sejak 8-10 September 2008 di 33 provinsi dengan jumlah responden 1.249 orang, Eko Patrio mendapatkan 5,6% dibanding Tifatul Sembiring yang hanya mendapat 1,5%. Continue reading →

Capres Dari Luar Golkar Hanya SBY

Golkar telah menutup kemungkinan koalisi dengan calon presiden dari luar selain SBY, dan itu bisa jadi membuat partai yang mau menggandeng Golkar patah hati.

“Namanya orang luar yang bisa masuk itu cuma satu, SBY. Orang luar selain SBY tidak mungkin masuk di Golkar. Itu saja. Itu suatu eksepsi,” ujar Muladi, Ketua DPP Bidang Hukum, HAM dan Otonomi Daerah Golkar Muladi di sela-sela hari kedua Rapimnas Golkar di JCC, Sabtu (18/10). Continue reading →

Agung Laksono: PAN, PKB dan PPP Melemah

Ketua Bappilu Pusat Agung Laksono menyebutkan PAN, PKB, dan PPP yang dianggap melemah.

Menurut Agung, PAN melemah karena mengalami krisis identitas dan mendapat ancaman dari partai pecahannya yakni Partai Matahari Bangsa (PMB). Agung pun mengkritik iklan partai berlambang matahari biru yang dipimpin Sutrisno Bachrir tersebut.
Continue reading →

Memoles Caleg Artis lewat Kursus

Mungkin karena sadar diri, para artis yang nyaleg lewat Partai Artis Nasional oops! Sorry! Maksudnya Partai Amanat Nasional, akhirnya ngadain kursus politik buat artis-artisnya. Lucu amat ya.. nyalon dulu, belajar kemudian. Hehehe…

Menurut tulisan yang saya baca di inilah.com, caleg yang ikutan kelas politik itu antara lain Wulan Guritno, Marini Zumarnis, Eko Patrio, Maylaffayza Fitri, Henidar Amroe, Ferry Soraya, Derry Derajat, Adrian Maulana, Ikang fauzi, Mandra dan suami Iyeth Bustami, Eka Sapta.

Biar tuh artis-artis pada melek politik, PAN sengaja nyewa pengamat politik Bima Arya dari Charta Politika Indonesia. Waktu belajar, para artis nonton film yang nayangin bagaimana seorang capres di Amerika Serikat yang berasal dari kalangan artis mempromosikan dirinya. Continue reading →